Header

Menu

Pages Explain

Kamis, 15 Desember 2011

KeSEMaTBLOG

KeSEMaTBLOG


Walikota Semarang, Serahkan Adibakti Mina Bahari 2011 Kepada KeSEMaT di Upacara Hari Nusantara

Posted: 14 Dec 2011 08:15 AM PST

Semarang – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 13 Desember 2011, KeSEMaT yang diwakili oleh Sdr. Fuad Ashari (Presiden) telah menerima penghargaan Adibakti Mina Bahari 2011 yang diserahkan secara langsung oleh Walikota Semarang, Bapak Soemarmo. Penghargaan ini diserahkan pada acara puncak peringatan Upacara Hari Nusantara 2011 yang diselenggarakan di Balaikota, Semarang, mulai pukul 07.00 WIB. Sebagai informasi, penghargaan Adibakti Mina Bahari 2011 ini, sehari sebelumnya telah diperoleh oleh KeSEMaT di Riau, Pekanbaru yang penganugerahannya sendiri dihadiri langsung oleh Bapak Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Pada kesempatan ini, KeSEMaT sebagai pemenang Adibakti Mina Bahari 2011 tingkat nasional mewakili kota Semarang, menerima penghargaan bersama dengan kelompok masyarakat berprestasi lainnya di tingkat kota Semarang. Selepas memberikan Adibakti Mina Bahari 2011, Walikota Semarang berkenan berfoto bersama dengan KeSEMaT beserta para kelompok masyarakat berprestasi lainnya di kota Semarang. Dalam kesempatan itu, Walikota menyampaikan ucapan selamat kepada KeSEMaT karena telah berprestasi mewakili dan mengharumkan nama kota Semarang di tingkat nasional.

KeSEMaT, Sang Peraih Penghargaan ADIBAKTI MINA BAHARI 2011 dari Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia!

Posted: 14 Dec 2011 04:17 AM PST

Riau – KeSEMaTBLOG. Luar Biasa! Itulah dua kata pertama yang kami dengar dari beberapa rekan kerja yang bertandang ke kantor kami, selepas kami menerima penghargaan Adibakti Mina Bahari 2011 dari Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, beberapa hari lalu di Pekanbaru, Riau. Sebagai organisasi mahasiswa, prestasi kami dianggap sangat menakjubkan karena berhasil menjadi salah satu pemenang penghargaan nasional bergengsi para insan peduli lingkungan pesisir berprestasi, yaitu Adibakti Mina Bahari 2011 kategori kelompok masyarakat, yang semestinya diperuntukkan bagi masyarakat pesisir di Indonesia.

Mereka menilai bahwa kiprah dan sepak terjang kami dalam menjembatani kelompok-kelompok masyarakat di pesisir-pesisir Indonesia dengan para pelaku kebijakan mangrove di tingkat lokal, nasional, regional bahkan internasional, memang sudah selayaknya diganjar dengan Adibakti Mina Bahari 2011 dari pemerintah Indonesia. Tak hanya itu, program-program kampanye, penyuluhan dan pelatihan mangrove kami yang mudah dimengerti dan dipahami masyarakat di Indonesia, adalah hal lain yang mereka rasakan patut diacungi jempol karena berhasil merubah persepsi masyarakat dan generasi muda Indonesia dalam memahami permasalahan mangrove yang awalnya sulit menjadi mudah.

Terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak sehingga kami berhasil menggenggam Adibakti Mina Bahari 2011. Penghargaan ini bukanlah milik kami, melainkan hanya sebuah titipan belaka. Adibakti Mina Bahari 2011 ini sejatinya adalah milik mangrove dan warga pesisir Indonesia yang sampai dengan saat ini masih saja dirundung derita. Apresiasi dari pemerintah Indonesia ini, semoga saja semakin melecut semangat kami untuk bekerja lebih giat lagi dalam menyelamatkan mangrove dan warga pesisir Indonesia, demi masa depan yang lebih baik. Amin. Semangat MANGROVER!

Reportase Penganugerahan Adibakti Mina Bahari 2011 di Pekanbaru, Riau

Posted: 13 Dec 2011 10:32 PM PST

Pekanbaru – KeSEMaTBLOG. Malam Penganugerahan Adibakti Mina Bahari 2011, sebuah penghargaan bergengsi dari Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia bagi insan-insan peduli lingkungan pesisir berprestasi dari seluruh Indonesia, telah selesai diselenggarakan. Namun demikian, cerita dan kisahnya masih menggema hingga sekarang, seperti yang tercermin dalam sebuah reportase singkat mengenai perjalanan KeSEMaTER, Sdr. Fuad Ashari (Presiden) yang beberapa waktu lalu menjadi perwakilan KeSEMaT dalam menerima Adibakti Mina Bahari 2011 di Pekanbaru, Riau. Di bawah ini adalah reportasenya.

Sabtu, 10 Desember 2011. Hari Pertama
Kami bertiga, Fuad Ashari, (Presiden KeSEMaT periode 2010/2011) bersama dengan Kadin Kelautan dan Perikanan Kota Semarang, Ibu Ida Purnomowati dan staf beliau, yaitu Ibu Ami, berangkat ke Pekanbaru, Riau. Keberangkatan kami ke Pekanbaru adalah dalam rangka menghadiri prosesi penganugerahan penghargaan Adibakti Mina Bahari 2011, dimana kami adalah salah satu pemenangnya, untuk kategori kelompok masyarakat mewakili kota Semarang. Sesampai di Pekanbaru, kami cek in di hotel Pangeran, yang terletak di pusat kota Pekanbaru. Saya satu kamar bersama dengan pemenang lainnya, untuk kategori kelompok masyarakat pesisir, yaitu Bapak Yamu, ketua kelompok masyarakat Karang Mina Bahari dari Rembang.

Acara dimulai pada pukul 19:00 WIB di ballroom hotel. Kami mengikuti ramah tamah antar pemenang yang diselingi dengan makan malam. Kami para pemenang Adibakti yang berasal dari seluruh Indonesia dan para pejabat tinggi di Kementerian Kelautan dan Perikanan dari pusat sampai dengan daerah, berkumpul menjadi satu di malam itu.

Kami saling mengenal dan bertukar informasi kegiatan di daerah kami masing masing. Saya bertemu dengan pemenang dari Sragen yang ternyata didampingi oleh Mas Teddy, Alumni Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Angkatan 1997. Mas Teddy yang sekarang bekerja di DKP Sragen, mengucapkan selamat kepada kami.

KeSEMaT juga bertemu dengan para petinggi KKP, diantaranya adalah Bapak Sudirman Saad, Dirjen KP3K, orang pertama setelah Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Beliau membidangi pesisir dan pulau pulau kecil. Saya satu meja bersama beliau dan para Dirjen KKP yang lain. Dalam ramah tamah, Ibu Ida juga menyempatkan diri untuk menyumbangkan satu buah lagu untuk para hadirin di ballroom malam itu.

Hari Kedua. Minggu, 11 Desember 2011
Pukul 07.00 WIB, saya sarapan pagi di hotel, kemudian mengikuti agenda hari itu, yaitu berwisata kota di Pekanbaru. Naik bis, tempat pertama yang kami kunjungi adalah rumah adat Riau. Di tempat ini, kami melihat dan mengenal seperti apakah rumah adat masyarakat Riau. Kami melihat ada bermacam-macam rumah adat. Dari rumah adat, kami menuju ke perpustakaan provinsi Riau. Perpustakaan ini baru saja dibangun. Sangat bagus, didalamnya saya melihat bentuk arsitektur yang mencerminkan perpaduan antara adat riau dan bangunan modern.

Dari perpustakaan, kami berwisata ke pusat perbelanjaan, yaitu Pasar Bawah. Di pasar ini kami membeli oleh-oleh untuk rekan dan kolega kami Semarang. Ada berbagai macam barang di sini, mulai dari makanan khas Pekanbaru, sampai Batik Riau. Tak lupa, untuk kantor KeSEMaT tercinta, saya membeli souvenir-perak-antik untuk oleh-oleh.

Siang, pukul 13.00 WIB, kami pemenang dari lingkup kerja KP3K makan siang bersama dengan Bapak Hanung, selaku Kepala Humas KP3K. Dalam makan siang ini, saya bertemu dengan banyak teman yang juga peduli terhadap kelestarian mangrove, diantaranya Bapak Ridwan, pemenang kategori perorangan peduli pesisir dari Surabaya yang ternyata adalah rekan kerja Ibu Lulut dan Bapak Sony, pengembang batik dan makanan mangrove dari Surabaya. Saya juga bertemu dengan Bapak Mashadi, yang juga menjadi pemenang untuk kategori perorangan dari Brebes. Sebagai informasi, Bapah Mashadi adalah teman seperjuangan kami dalam menyelamatkan pesisir di Pantura, Jateng.

Sore hari, kami kembali ke hotel dan melakukan gladi bersih prosesi penyerahan Adibakti. Gladi ini dilakukan di ballroom hotel lainnya yang tempatnya lebih luas daripada ballroom sebelumnya. Malam hari pukul 19.00 WIB, para pemenang diharuskan berkumpul di ballroom hotel dengan mengenakan pakaian adat dari masing masing daerah.

Malam Penganugerahan Adibakti Mina Bahari 2011
Acara malam itu dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Bapak Sharif C. Sutardjo, para gubernur, diantaranya dari Riau dan Kalimantan Timur serta para bupati yang mendapatkan piala Adibakti sehubungan dengan keaktifannya dalam bekerja di bidang kelautan perikanan.

Acara diawali dengan sambutan dari tuan rumah, gubernur Riau. Selanjutnya, dilakukan penganugerahan piagam dan piala Adibakti Mina Bahari 2011 oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia dan para dirjen yang membidangi. Setelah keseluruhan acara selesai, kami melakukan foto bersama, disertai senyuman bangga.

Rasa bangga dan haru kami, beraduk menjadi satu di malam itu. Adibakti Mina Bahari 2011 yang kami peroleh ini telah membuktikan bahwa organisasi mangrove mahasiswa kami ini, diapresiasi dan diakui secara resmi oleh pemerintah Republik Indonesia sebagai sebuah organisasi mangrove berprestasi di tingkat nasional. Semoga saja, Adibakti Mina Bahari 2011 ini akan bisa semakin melecut semangat kami untuk dapat berjuang lebih baik lagi dalam menyelamatkan mangrove dan warga pesisir Indonesia. Amin. Semangat MANGROVER!

Tidak ada komentar: