KeSEMaTBLOG |
- KeSEMaT Hadiri Ulang Tahun Biota Foundation di Kendal
- Reportase Mangroving KeSEMaTER ke Kawasan Mangrove Segara Anakan, Cilacap
- Reportase Kondisi Mangrove dan Pesisir di Mangunharjo, Semarang
| KeSEMaT Hadiri Ulang Tahun Biota Foundation di Kendal Posted: 05 Feb 2012 09:44 AM PST Kendal – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 4 Februari 2012, KeSEMaT yang dikoordinatori oleh Sdr. M. Faisal R (Presiden), Bapak Arief Marsudi Harjo, S.Kel (DK) dan Bapak Dr. Rudhi Pribadi (Pembimbing) telah menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Biota Foundation yang ke-5 di Pantai Ngebum Kabupaten Kendal. KeSEMaTER yang datang sebagai tamu undangan di agenda tersebut, datang pada pukul 16.00 WIB dan disambut oleh para pengurus Biota Foundation. Acara dibuka oleh Prof. Sudharto (Rektor Universitas Diponegoro) dengan konsep Kemah Bakti Lingkungan. Acara berlangsung semarak, karena dihadiri oleh berbagai komunitas mahasiswa dan Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Semarang. Setelah dibuka secara resmi, acara dilanjutkan dengan penanaman pohon Cemara Laut secara simbolis di Pantai Ngebum oleh Rektor UNDIP. Malam harinya, acara dilanjutkan dengan makan malam bersama yang dihadiri oleh beberapa rekan kerja Biota Foundation seperti KeSEMaT, Civitas Akademika Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNDIP, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Balai Lingkungan Hidup Semarang, dan lain-lain. Acara juga dimeriahkan dengan diskusi konservasi dan manajemen pengelolaan pesisir pantai melalui penghijauan mangrove oleh beberapa narasumber. Acara ditutup dengan penutupan dan doa. |
| Reportase Mangroving KeSEMaTER ke Kawasan Mangrove Segara Anakan, Cilacap Posted: 05 Feb 2012 06:14 AM PST Cilacap - KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 2 Februari 2012, para KeSEMaTER mangroving ke Cilacap, untuk menghadiri kegiatan penanaman mangrove dan bersih pantai di kawasan mangrove dan pesisir Segara Anakan, Cilacap yang diinisiasi oleh komunitas Mucronata, Fakultas Sains dan Teknik Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED), yang bekerjasama dengan Pusat Mitigasi Bencana, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNSOED dalam rangka memperingati Hari Lahan Basah Internasional dengan tema Clean, Fresh and Green, Save Our Mangrove From The Trash. Pada kesempatan ini, sebanyak sebelas KeSEMaTER yang dipimpin oleh Sdr. M. Faisal R. (Presiden) dan Sdr. Fuad Ashari (DP), memulai kegiatannya pada pukul 09.00 WIB di Pelabuhan Sleko, Kabupaten Cilacap dengan megikuti pembukaan acara oleh ketua panitia. Pada acara tersebut, peserta dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok penanaman 1000 mangrove dan kelompok bersih pantai. Setelah pembagian kelompok, peserta dan panitia berangkat menggunakan perahu ke laguna Segara Anakan. Di laguna, agenda berjalan sesuai agenda yang telah dijadwalkan dengan penanaman mangrove dan bersih pantai di sekitarnya. Setelah kegiatan selesai, peserta kembali ke pelabuhan. Pada sesi penutupan acara, KeSEMaT diminta untuk memberikan kesan pesan untuk acara tersebut, dan tak lupa Presiden KeSEMaT memberikan kenang-kenangan kepada Rekan-rekan Mucronata berupa dua buah buku mangrove KeSEMaT. Acara diakhiri dengan foto bersama. |
| Reportase Kondisi Mangrove dan Pesisir di Mangunharjo, Semarang Posted: 05 Feb 2012 02:52 AM PST Mangunharjo – KeSEMaTBLOG. Pada tanggal 1 Februari 2012, kami mangroving ke kawasan mangrove di Mangunharjo, Mangkang Wetan, Semarang. Perjalanan ini, kembali kami lakukan untuk survei kedua, dalam rangka program penanaman dan pemeliharaan Mangrove Restoration (MANGRES) 2012, yang mulai akan dilaksanakan pada bulan Februari sampai dengan Maret 2012. Perjalanan dari Kantor KeSEMaT, dimulai pada pukul 14.00 WIB dan sampai di lokasi, yaitu rumah salah seorang petani mangrove, bernama Pak Sururi, sekitar pukul 14.40 WIB. Kami diterima oleh putra dari Bapak Sururi dan mulai menggali informasi mengenai lokasi untuk MANGRES 2012 kami. Dari informasi yang kami dapatkan, di Mangunharjo terdapat tiga tempat penanaman mangrove. Dari tiga tempat tersebut, dua diantaranya sudah sering dilakukan penanaman mangrove, baik oleh mahasiswa maupun instansi lainnya. Sementara itu, satu tempat penanaman terakhir, baru dibuka, dimana tempat ini, dulunya adalah tambak yang tidak digunakan. Jenis mangrove yang ditanam di sana ada dua, yaitu Rhizophora dan Avicennia. Lokasinya sekitar tiga kolimeter dari rumah Pak Sururi. Selama perjalanan menuju lokasi, kami melihat pohon mangrove muda di setiap pematang tambak yang tumbuh dengan baik dan memiliki ketinggian, sekitar 4 - 5 meter, namun ada juga yang baru 1 - 2 meter. Kami juga melihat, masih ada pematang yang belum ditanami mangrove. Perjalanan menuju ke lokasi ketiga ini, kami lalui dengan berjalan kaki sekitar 500 meter, karena lokasinya memang tidak dapat dijangkau oleh kendaraan bermotor. Tiba di lokasi yang dituju, kami lihat sudah tumbuh beberapa jenis mangrove dan juga terlihat substrat lumpurnya yang cukup bagus untuk ditanami. Lokasi ini juga dipisahkan oleh sebuah pematang yang memisahkannya dari aliran sungai yang digunakan warga untuk membawa perahunya berlabuh ke laut. Selanjutnya, di dekat lokasi tersebut juga ditemukan bagian pematang yang sudah jebol, dan akhirnya di beberapa titik, walaupun tidak semuanya, sampah berserakan di sekitarnya. Di sebelah utara, juga terdapat pohon mangrove yang sudah tumbuh dengan baik, dan memiliki tinggi sekitar 3 meter. Vegetasinya nampak cukup lebat. Khusus untuk lokasi penanaman dan pemeliharaan MANGRES 2012 kami nanti, kami melihat belum ada mangrove yang tumbuh di sana. Untuk itulah, di lokasi ini nantinya akan kami tanam dengan ribuan mangrove. Semoga saja, dengan program penanaman dan pemeliharaan kami di lokasi ini, pada saatnya nanti akan dapat memperkuat pematang tambak, membantu warga sekitar dan bisa juga menjadi tempat untuk mencai makan bagi organisme yang hidup di kawasan mangrove tersebut. Amin. |
| You are subscribed to email updates from KeSEMaTBLOG To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |



Tidak ada komentar:
Posting Komentar