KeSEMaTBLOG |
| Posted: 12 Apr 2012 09:00 PM PDT Semarang - KeSEMaTBLOG. Dengan tujuan untuk mengajarkan mangrove ke generasi muda penerus bangsa, maka KeSEMaT kembali menyelenggarakan program kerja tahunannya, yaitu KeSEMaT GOES TO SCHOOL (KGTS) 2012 : Pengajaran, Lomba Gambar dan Cerdas Cermat Mangrove ke Sepuluh Sekolah Dasar (SD) di Semarang. KGTS 2012 sedikit berbeda dengan KGTS sebelumnya, dimana tahun ini akan diselenggarakan Lomba Cerdas Cermat Mangrove (LCCM) memperebutkan Piala Presiden KeSEMaT, sebagai sebuah tolak ukur keberhasilan program pengajaran mangrove yang telah dilakukan sebelumnya, dalam empat hari rangkaian KGTS 2012 (19 – 21 April 2012 dan 12 Mei 2012). Tak hanya LCCM, di KGTS 2012 juga akan ada Lomba Gambar Mangrove (LGM) dan pengajaran mangrove dengan bantuan berbagai alat peraga flora dan fauna mangrove, buku-buku mangrove dan Boneka Mangrove (BOMANG), yang akan dilakukan ke sepuluh SD di Semarang. Tak hanya SD-SD di wilayah pesisir Semarang saja, SD-SD di kawasan Semarang-Atas yang notabene agak jauh dari pesisir, juga akan didatangi oleh para KeSEMaTER, mengingat fungsi mangrove memang mencakup seluruh wilayah di bumi, tak hanya pesisir, saja. Bertema "Mangroveku, Sahabatku," KGTS 2012 coba membidik para pelajar SD dengan harapan masa depan mangrove di bumi, akan bisa lebih baik lagi di masa datang. Semangat MANGROVER! |
| TELAH DIBUKA! Pendaftaran Mangrove Cultivation (MC) 2012 : Mangrove For Adventure Posted: 12 Apr 2012 10:21 AM PDT LATAR BELAKANG Hutan mangrove merupakan salah satu hutan dengan luasan terbesar yang berhabitat di daerah pesisir pantai dan muara sungai. Hutan mangrove Indonesia mengisi 25 % dari total luas hutan mangrove yang ada di dunia. Hutan mangrove ini tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang sampai Merauke dan memiliki jenis dan karakteristik yang berbeda. Keberadaan hutan mangrove sangat penting mengingat manfaatnya yang besar bagi masyarakat pesisir dan lingkungan di sekitarnya. Hutan mangrove memiliki bermacam manfaat, diantaranya berfungsi secara ekologis berupa feeding ground, spawning ground dan nursery ground. Beragam flora dan fauna ditemukan telah berasosiasi dengan mangrove sehingga menciptakan daur hidup yang seimbang. Selain dari fungsi di atas, hutan mangrove juga memiliki manfaat bagi manusia baik itu secara langsung maupun tidak langsung. Fungsi secara tidak langsung dari mangrove salah satunya adalah dapat mengurangi efek rumah kaca yang berdampak pada kelangsungan hidup di bumi. Sedangkan fungsi secara langsung dari mangrove adalah bisa diolah menjadi berbagai kebutuhan baik sandang, pangan, maupun papan. Masih banyak lagi informasi mengenai aktivitas biologis, ekologis, ekonomis dan sosial-budaya dari hutan mangrove sehingga hal ini patut untuk terus digali. Semangat generasi muda saat ini yang cinta akan petualangan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan peduli lingkungan, khususnya untuk penyelamatan hutan mangrove. Jiwa petualangan yang dimiliki oleh generasi muda ini, bisa dimanfaatkan untuk mengeksplorasi pengetahuan mangrove di Indonesia. Informasi dan ilmu pengetahuan mangrove di Indonesia masih sangat kurang. Untuk itu, diperlukan peran serta generasi muda dan media massa dalam upaya penggalian penyelamatan dan penginformasian ekosistem mangrove ke masyarakat. Hasil dari usaha ini adalah sebuah informasi mangrove yang dapat diakses, tak hanya generasi muda bahkan semua kalangan. Beberapa media massa telah mempelopori penayangan informasi pendidikan mangrove kepada masyarakat melalui program – program lingkungannya. Saat ini, sudah bisa disaksikan program – program petualangan di hutan mangrove yang menunjukan jiwa petualangan generasi muda dalam rangka menyelamatkan dan mengkampanyekan hilangnya 71% hutan mangrove di Indonesia. Dengan adanya informasi dan pengetahuan dari media massa seperti di atas, maka KeSEMaT memandang perlu untuk mengadakan suatu program tahunan bertajuk Mangrove Cultivation 2012 berupa seminar nasional, pelatihan, penyuluhan, pembibitan dan penyulaman mangrove yang berfungsi sebagai pelatihan dan pembelajaran mangrove bagi generasi muda di seluruh Indonesia. Dengan pendekatan petualangan di hutan mangrove, maka tema Mangrove For Adventure (MFA) dirasa dapat mewujudkan dasar pemikiran di atas, yang didukung oleh informasi dan pengetahuan dari para praktisi media massa yang telah berpengalaman dalam memvisualisasikan kampanye penyelamatan mangrove dengan bahasa gambar. TUJUAN UMUM Sebagai sarana untuk menumbuhkembangkan semangat konservasi terhadap ekosistem mangrove kepada generasi muda. TUJUAN KHUSUS 1. Meningkatkan pengetahuan peserta mengenai kondisi hutan mangrove di Indonesia dan dunia. 2. Memberikan gambaran kepada peserta mengenai tingkat kerusakan hutan mangrove yang sudah terjadi dan proses rehabilitasinya. 3. Memberikan pelatihan kepada peserta tentang tata cara membibitkan, menanam, menyulam dan menjaga keberlangsungan ekosistem mangrove. 4. Menyiapkan bibit mangrove sebagai modal untuk penanaman mangrove pada program Mangrove REpLaNT 2012. 5. Memberikan informasi kepada peserta mengenai teknik visualisasi petualangan hutan mangrove di media massa. ACARA, WAKTU DAN TEMPAT PELAKSANAAN* 1. Pelatihan I : Pengenalan Spesies Mangrove Hari/Tanggal : Sabtu, 19 Mei 2012 Waktu : 06.00 WIB—07.30 WIB Tempat : Mangrove Education Center of KeSEMaT (MECoK) Teluk Awur Jepara 2. Seminar Nasional Mangrove : Mangrove For Adventure (MFA) Hari/Tanggal : Sabtu, 19 Mei 2012 Waktu : 09.00 WIB – 12.00 WIB Tempat : Ruang Teater Kampus Ilmu Kelautan UNDIP, Teluk Awur, Jepara 3. Pelatihan II : Penyuluhan Teknik Pembibitan Mangrove Hari/Tanggal : Sabtu, 19 Mei 2012 Waktu : 13.00 WIB – 14.30 WIB Tempat : Ruang Teater Kampus Ilmu Kelautan UNDIP, Teluk Awur, Jepara 4. Pelatihan III : Praktek Pembibitan Mangrove Hari/Tanggal : Sabtu, 19 Mei 2012 Waktu : 15.15 WIB – 17.30 WIB Tempat : MECoK Teluk Awur, Jepara 5. Pelatihan IV : Diskusi dan Tanya Jawab Teknik Rehabilitasi Mangrove Hari/Tanggal : Sabtu, 19 Mei 2012 Waktu : 19.30 WIB – 20.30 WIB Tempat : Hall A Asrama Ilmu Kelautan UNDIP 6. Pelatihan V : Coastal Clean Up Hari/Tanggal : Minggu, 20 Mei 2012 Waktu : 07.00 WIB – 09.00 WIB Tempat : Pantai Teluk Awur, Jepara 7. Field Trip (FT) Hari/Tanggal : Minggu, 20 Mei 2012 Waktu : 11.00 WIB – 15.30 WIB Tempat : Masjid Agung Demak, Pasar tradisional Demak dan Desa Bedono * Acara disusun secara tentative DESKRIPSI ACARA 1. MC 2012 akan dibuka secara langsung oleh Bupati Kabupaten Jepara, pada hari Sabtu, 19 Mei 2012. 2. Seminar Nasional bertema MFA akan dikemas dalam format diskusi panel yang akan mempertemukan tiga orang Panelis, yaitu National Geographic Indonesia Jakarta, Jejak Petualang Trans 7 Jakarta dan KeSEMaT (Kelompok Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur) Semarang. 3. Pelatihan, Pembibitan dan Penyulaman Mangrove akan dibimbing oleh Trainer Pelatihan dari Praktisi Mangrove KeSEMaT dan Kelompok Tani Mangrove Desa Pasar Banggi Rembang. 4. FT akan dilaksanakan di Masjid Agung Demak, Pasar Tradisional Demak dan Desa Bedono. PEMBICARA SEMINAR NASIONAL MANGROVE 1. National Geographic Indonesia Jakarta. 2. Jejak Petualang Trans 7 Jakarta. 3. KeSEMaT Semarang. TRAINER PELATIHAN PEMBIBITAN DAN PENYULAMAN MANGROVE 1. Praktisi Mangrove KeSEMaT Semarang. 2. Kelompok Tani Mangrove Desa Pasar Banggi Rembang. KUOTA PESERTA Para peserta MC 2012 adalah pelajar dan mahasiswa dari seluruh Indonesia berjumlah 100 orang. UNDANGAN Para tamu undangan yang akan hadir di MC 2012, yaitu: 1. Pemerintah Kabupaten Jepara Bupati Kabupaten Jepara. 2. Dinas Kabupaten Jepara Dinas pemerintahan dan lingkungan terkait di Kabupaten Jepara 3. Dosen Ilmu Kelautan UNDIP. Dekan, Pembantu Dekan dan Dosen Ilmu Kelautan UNDIP 4. LSM Semarang dan Jepara. 5. Swasta. 6. Masyarakat Kepala Desa Teluk Awur dan Desa Tanggul Tlare Jepara. 7. KeSEMaTER Kabinet KeSEMaT Periode 2011/2012 dan Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT). 8. KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER) PENDAFTARAN Pendaftaran dibuka mulai tanggal 13 April 2012 – 4 Mei 2012, dan bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut : A. ONLINE 1. Formulir pendaftaran MC 2012 yang telah diunduh dengan lengkap di KeSEMaTONLINE www.kesemat.undip.ac.id, dikirimkan kembali ke email kesemat@undip.ac.id Subject : Nama Anda_Kota_Pendaftaran MC 2012, disertai dengan scan bukti/nota transfer dana Anda. 2. Panitia akan mengirimkan (1) kwitansi MC 2012, (2) jadwal acara, (3) tata tertib, (4) perlengkapan yang harus dibawa dan informasi lainnya. DOWNLOAD FORMULIR PENDAFTARAN MANGROVE CULTIVATION (MC) 2012 DI SINI B. KANTOR KeSEMaT Kantor KeSEMaT Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang 50275 Jawa Tengah INDONESIA P. (024) 70527552 F. (024) 7474698 E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id BIAYA 1. LUAR JEPARA Pelajar Rp. 160.000,- Mahasiswa S1 Rp. 190.000,- 2. DARI JEPARA Pelajar Rp. 130.000,- Mahasiswa S1 Rp. 160.000,- PEMBAYARAN Pembayaran bisa dilakukan dengan transfer ke Nomor Rekening : A.N. : Susi Rusmiati (Bendahara MC 2012) Nomor Rekening : 136-0007-3174-95 Bank : Mandiri KCP UNDIP Tembalang Semarang FASILITAS Transport Semarang - Jepara PP, T-Shirt, Konsumsi, Tenda, Sertifikat, Modul Mangrove KeSEMaT, Seminar Kit dan Souvenir. KONTAK Segala korespondensi berkenaan dengan MC 2012, bisa dilayangkan kepada: Sdri. Riana Mentarijuita Menteri Sekretaris KeSEMaT (MENSEK) HP. +6285710384692 KANTOR KeSEMaT Jl. Ngesrep Barat V/35 Semarang 50275 Jawa Tengah INDONESIA P. (024) 70527552 F. (024) 7474698 E. kesemat@undip.ac.id W. www.kesemat.undip.ac.id KeSEMaT adalah Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) di bawah Jurusan Ilmu Kelautan FPIK UNDIP Semarang. PENUTUP Demikian TOR ini kami susun, sebagai bahan acuan demi suksesnya acara MC 2012. Atas perhatian dan kerjasama yang diberikan, kami ucapkan terima kasih. |
| You are subscribed to email updates from KeSEMaTBLOG To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar